Top ↑ | Archive

"…berdoa, berusaha, dan percaya bahwa kita semua akan menjadi bibit unggul…"

"merindukan (dulu)"

agamaku selalu mengajarkan yang demikian..

tetapi.. yang demikian itulah yang selalu disalah persepsikan oleh manusia..

terlalu pintar seorang manusia untuk menjadi realistis, padahal untuk menyeimbangkan segalanya itu sulit..

jangankan memikirkan mengapa burung diciptakan dapat terbang, mengapa tak manusia saja?

jawabannya pun terlalu sulit untuk dikatakan..

hanya catatan dan tak mengubah apapun.

sama dengan teori dan tak mengubah apapun.

sama dengan mulut dan tak mengubah apapun.

sama dengan pikiran dan tak mengubah apapun.

karena..

tanpa per-gerak-an takkan ada perubahan dan takkan mengubah apapun.

mengapa tuhan menciptakan manusia?

… : tuhan menciptakan manusia pasti ada tujuannya dan maksud, sama seperti manusia membuat permainan pasti ada maksud dan tujuannya, jadi tinggal bagaimana manusia bisa menyimpulkan itu semua.

mengapa manusia selalu mengeluh?

… : manusia itu tak pernah mengenal arti kata bersyukur, sabar, dan ikhlas dalam makna sebenarnya. selalu saja ada godaan, jadi tinggal bagaiman manusianya bisa memaknai itu semua.

mengapa ada surga dan neraka?

… : aku tak harus menjelaskan apa itu surga dan apa itu neraka, mengapa tempat yang bernama surga dan neraka harus ada? sama seperti sebuah perjuangan. kau sudah giat setiap hari latihan lari untuk mendapatkan juara 1, dan ada manusia lainnya, dia berleha-leha tak sama sepertimu, yang giat dan rajin dalam berlatih. saat kejuaran dimulai, dilari dengan santainya dan kamu dengan susah payah lari sekencang mungkin untuk mendapatkan juara 1. sampai akhirnya kamu juara 1 dan yang leha-leha juara 1 juga. apa mau seperti itu? lalu apa makna juara 2, 3 dan seterusnya? ya mungkin kau bisa tafsirkan surga adalah hadiah untukmu yang selalu giat, rajin dan berusaha :)

mengapa ada si kaya dan si miskin?

… : tak usah ku jelaskan apa arti kaya dan arti si miskin. ya pasti tanpa si miskin kau takkan ada tempat untuk beramal.

kalau begitu enakkan jadi orang miskin? tak usah bekerja untuk mendapatkan uang, tinggal menengadahkan tangan saja?

… : apa kamu mau disamakan dengan mereka? ya ku yakin kau bisa jawab dengan hati dan pikiranmu sendiri!

mengapa si miskin makin kesini suka berbohong ya?

… : mengapa si kaya makin kesini suka korupsi ya? kalau kamu tau, duit korupsi itu punya si miskin, kita tak harus menjadi hina karna sebuah status. si miskin takkan berbohong kalau si kaya tak menggelapkan sebuah uang. manusia itu saling membutuhkan dan bekerja sama untuk saling menguntungkan. walaupun dia berbohong punya rumah segede gedung tapi kekayaan itu dia dapatkan dari hasil mengemis. jawabannya biarkan urusan dia dan tuhan, karna amal seseorang bukan kita yang mengatur. tinggal kamu pilih apa ingin seperti mereka atau tidak?

… : hidup ini simple sebenarnya hanya manusianya saja yang membuatnya menjadi sulit. kalau kamu ingin menjadi manusia yang selalu dipersulit, itu bukan manusia lainnya yang menjadikannya sulit tapi kamu sendiri.

manusia itu pintar dan jenius, tidak bodoh, tapi manusianya sendiri yang selalu memperlihatkan dirinya itu kurang. sama seperti ini, saya yakin kamu sudah tahu jawabannya tapi mengapa masih bertanya? hihi

hai pak tua !

kulitmu sudah mulai keriput, sudah tak seperti dulu lagi.

hai pak tua!

rambutmu sudah mulai memutih, sudah tak seperti dulu lagi.

hai pak tua!

senyummu sekarang sudah menandakan umurmu, sudah tak seperti dulu lagi.

hai pak tua!

caramu berdiri sudah tak setegap dulu lagi.

hai pak tua!

ketika kau berbicara denganku, tubuhmu lebih rendah dibandingkan denganku, membungkuk, tak seperti dulu lagi.

hai pak tua!

matamu yang indah dan selalu memberiku warna kehidupan, sekarang ditutupi kaca tebal dan tanpa alat itu, kau tak bisa melihat apapun, sudah tak seperti dulu lagi.

hai pak tua!

ketika kau berbicara denganku, setiap tarikan nafasmu, membuatmu sesak dan melemah, sudah tak seperti dulu lagi.

hai pak tua!

pakaian yang kau pakai sudah tak beraneka ragam warna, apa yang menempel ditubuhmu sekarang itulah pakaian yang bisa kau banggakan, bosan memilih dan memiliki sesuatu yang membuatmu lelah berfikir dan bergerak.

hai pak tua!

kau semakin hebat dalam berkata-kata, sudah tak seperti dulu lagi.

hai pak tua dan semakin menua!

apa yang kau fikirkan dalam hidup saat umurmu sudah menjelang 70tahun ?

apa yang kau cari di dunia ini saat umurmu sudah tak lagi bisa menari dan bernyanyi?

hai pak tua dan  semakin menua!

ku ambil secarik kertas dan ku tulis kata-kata dengan pena.

melukiskan keindahan bumi dengan kata-kata.

ku hapus dan ku tulis kembali kata-kata yang membuatku ragu.

kosong tanpa makna, hanya kata.

ku ambil secarik kertas untuk ku tulis kembali dengan kata-kata dengan pena.

melukiskan teman-temanku dengan kata-kata.

setiap nama teman-temanku, ku tulis dengan pena berbagai warna.

lalu semua menjadi pelangi dan setelahnya hitam.

ku ambil secarik kertas kembali, lalu ku tulis kata-kata dengan pena yang sama.

ku lukiskan keagungan tuhan dengan kata-kata.

menarik saat ku menuliskan kata “ikhlas, syukur dan sabar”

hanya kata tapi memiliki beribu makna yang dapat ditafsirkan dengan berbagai sudut pandang.

lalu ku tulis kembali kata-kata dengan kertas yang sama.

selalu sama, dan berulang kali sama.

sama seperti (aku) manusia.

"….padahal tinggal kau mengatakan rindu padaku, aku disini, menunggumu…"

tidak ada kesedihan yang melebihi dari detik ini.

tidak ada kebingungan yang membuntukan otak selain detik ini

tidak ada kata kamu atau aku sebelum detik ini.

yang ada hanya kita telah berubah.

dulu di sekolah, suka bilang “muak banget sekolah pengen cepet-cepet kuliah.”

udah kuliah, bilang “ibuuuuuu, anakmu sudah muak menjadi mahasiswi.”

nanti kerja, bilang apa ya?
(iya kalau kerja. kalau ga kerja, bilang apa ya?)

ah hidup hidup aneh-aneh aja. ibarat hidup segan mati tak mau nih yang kaya gini.

bersyukur kalian yang masih balita, playgroup, tk, dan sd. karena kalian hanya berpikir bagaimana bisa main hari ini, mau main apa, main kemana, cari kecebong dimana, beli anak ayam warna pink dimana, main gundu di lapang sebelah, jatuh dari sepeda, beli petasan ke aa puloh (tukang lumpia basah inimah), dan bagaimana cara nangisin anak orang.

BERSYUKUR !